Supermarket, Hipermarket, Alfamart, Indomart, dan Sejenisnya sudah marak dan menjamur, Namun Pasar Basah Tetap Diminati Rumah Tangga Indonesia
Menjamurnya Supermarket Atau Pun Hipermarket, Ternyata Tidak Mematikan Peluang Pasar Basah Atau Pasar Tradisional. Berdasarkan Penelitian Yang Dilakukan Oleh Nielsen Setengah Dari Pengeluaran Rumah Tangga Indonesia Dihabiskan Untuk Berbelanja Di Pasar Basah.
"Pasar Tradisional Masih Sangat Sangat Mendominasi Dalam Penjuakan Produk Segar Bagi Konsumen Di Asia Dan Indonesia, Budget Belanja Produk Segar Bagi Konsumen Indonesia Hampir 50 Persen, Jadi Sekitar Rp. 500.000 Perbulannya." Ujar Febby Ramaun, Associate Direvtor, Retail Services Neilesen, Di Jakarta, Kamis (2/7).
Masih Berdasarkan Data Nielsen Tahun 2008 , Sebanyak 62 Persen Konsumen Di Jabotabek Berbelanja Daging Di Pasar Basah, Dan Yang Berbelanja Pasar Modern Hanya Sebanyak 11 Persen. Selain Itu Sebanyak 53 Persen Konsumen Berbelanja Ikan Di Pasar Basah Dan Hanya 7 Persen Yang Membeli Ikan Di Pasar Modern.
Pembelanjaan Sayur, Daging Dan Ikan Di Bandung Juga Semakin Menguat Di Pasar Basah, Dari Rata-Rata 50 Persen Ke 60 Persen Konsumen Memilih Pasar Tradisional.
Tak Hanya Di Indonesia, Pasar Basah Di Cina Pun Memberikan Kontribusi Yang Besar. "Masyarakat Di Cina Pergi Ke Pasar Basah Hampir Setiap Hari, Kalau Di Indonesia Paling Hanya 2 Sampai 3 Hari," Ujar Febby. Dibanding Pasar Modern, Pembelian Sayur Mayur Di Pasar Basah Cina Mencapai 82 Persen, Ikan Sebesar 66 Persen Dan Daging Sebanyak 50 Persen.
Melihat Besarnya Potensi Pasar Basah, Lanjut Febby, Para Pengelola Dan Penjual Di Pasar Basah Harus Melakukan Aneka Perbaikan Agar Pembeli Merasa Nyaman Saat Berbelanja. Image Becek, Kotor Dan Bau Yang Selama Ini Melekat Di Pasar Basah Harus Diubah. "Contohnya Salah Satu Pasar Ikan Yang Ada Di Amerika, Di Sana Tidak Hanya Menjual Ikan, Tapi Ada Sisi Edukasinya Juga. Sehingga Setiap Akhir Pekan Orang Tua Mengajak Anak-Anaknya Kesana. Jadi Yang Didapat Bukan Hanya Kebutuhan Perut Tapi Juga Mendapat Pengalaman Emosional," Terangnya.
Thu, 2 Jul 2009 @12:12