logo
Call Centre
image

Ketua KUD Harapantani

08117406397 / 0745 9270170


Jalan Benteng Desa Payolebar Kecamatan Singkut
Anda Ingin Punya Website Nama Domain Sendiri?

Cek Nama Domain ?

image
image
image
image
image
Jumlah Pengunjung

Pengelola Web
Lihat Kami di Facebook
image

Bagi pengguna Facebook silahkan kunjungi kami di Group KUD Harapantani

Program Bedah Rumah di Jambi

KabarIndonesia - Dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Gubernur Drs. H. Hasan Basri Agus, MM akan melakukan bedah rumah bagi keluarga sangat miskin. Demikian disampaikan Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, Ir. Achmad Fauzi, MTP, Selasa (5/10) saat mendampingi Wakil Gubernur Jambi meninjau pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan di Kelurahan Sijinjang Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.

Dijelaskan Ketua Bappeda visi Gubernur Jambi periode 2010-2015 adalah Jambi EMAS (Ekonomi, Maju, Aman, Adil dan Sejahtera), dengan lima program prioritas pembangunan. Yakni, peningkatan infrastruktur wilayah dan energi, pendidikan dan kesehatan serta sosial budaya, pengembangan ekonomi rakyat, investasi dan kepariwisataan, ketahanan pangan dan sumber daya alam serta lingkungan hidup dan penataan tata pemerintahan yang baik.

Sedangkan percepatan menuju Jambi EMAS 2015, ada 10 program pilihan, terdiri dari: pembangunan dan rehabilitasi jalan, pembangunan saluran drainase, pembangunan infrastruktur pedesaan, pengembangan perumahan (bedah rumah), penyelesaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jambi.

Dan pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin (Jamkesmasda), peningkatan kesejahteraan petani, pembinaan Pedagang Kaki Lima dan asongan, peningkatan kapasitas Sumberdaya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Aparatur dan penataan Peraturan Perundang-Undangan.

Menurut Ketua Bappeda, di Provinsi Jambi ada 64 ribu keluarga miskin. Sedang yang termasuk dalam kategori sangat miskin ada 34.180 Kepala Keluarga (KK). Untuk keluarga sangat miskin akan dilakukan pembedahan rumah selama kurun waktu lima tahun ke depan, yang dumulai dari tahun 2011 mendatang, di mana setiap tahunnya akan dibedah sebanyak 5 ribu unit rumah.

Dijelaskan Achmad Fauzi, antara Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dengan program Satu Miliar Satu Kecamatan (SAMISAKE) yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jambi ada beberapa perbedaan polanya, di mana program tersebut lebih fokus bagaimana mengentaskan kemiskinan yang paling mendasar, dengan melakukan bedah rumah milik masyarakat yang sangat miskin, di Provinsi Jambi.

Di samping itu dalam program SAMISAKE juga dilakukan pembuatan sertifikat gratis bagi keluarga sangat miskin. Melalui pembuatan sertifikat gratis itu diharapkan keluarga miskin yang ada di Provinsi Jambi bisa memiliki aspek legal dari sisi kepemilikan  lahan dan rumah yang ditinggalinya. Sehingga jika masyarakat yang mendapat batuan ini akan berproduksi secara ekonomi, dapat menggunakan sertifikat untuk dijadikan anggunan, guna mendapatkan modal usaha, baik melalui lembaga keuangan desa maupun lembaga keuangan lainnya, tegasnya.

Sedangkan program PNPM Mandiri, terdiri dari tiga klaster. Pertama klaster rumah tangga miskin, yang dibantu dengan bantuan langsung, seperti raskin, BLT. Kedua, PNPM. Dalam hal ini komunitas dibantu dengan pembiayaan untuk melaksanakan suatu kegiatan, yang diarahkan pada pemberdayaan masyarakat miskin pada pelaksanaan pembangunan di lingkungan masing-masing.

Dengan kata lain, melalui bantuan PNPM masyarakat miskin akan mendapatkan pekerjaan dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan klaster ketiga adalah memberikan bantuan dalam bentuk permodalan guna membuka usaha sendiri. (*)

[ http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=10&jd=Program+Bedah+Rumah+di+Jambi&dn=20101006110647 ]

Thu, 7 Oct 2010 @07:35


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 4+1+7

Copyright © 2014 Teddy Kartiwa · All Rights Reserved