kud-harapantani.com
RSS Feed
Subscribes

Aturan dasar koperasi diubah

JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM akan mengubah sejumlah peraturan dasar koperasi berdasarkan UU No. 25/1992 yang telah diperbarui melalui RUU tentang koperasi.

Naskah RUU tentang koperasi yang baru telah disampaikan pemerintah ke DPR dan kepada DPD pada 13 Desember 2010.

Dalam rapat kerja dengan Komite FV DPD kemarin. Menkop Sjarifuddin Hasan menyampaikan beberapa perubahan mendasar berkaitan dengan keanggotaan, kepengurusan, pengawasan dan permodalan.

"Kami menyampaikan penghargaan kepada Komite IV DPD yang telah mencermati dan mengkritisi RUU tentang koperasi sebagai bahan untuk dibicarakan dalam rapat DPR guna mendapat persetujuan bersama," ujar Sjarifuddin, kemarin.

Perubahan dalam draf RUU itu a.I. soal status anggota koperasi sebagai pengguna jasa koperasi. Dalam UU No. 25 ditegaskan anggota koperasi adalah pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

Ketentuan mengenai anggota koperasi sebagai pe-milik sekaligus pengguna, mengacu kepada teori koperasi Hannel (1982) yang menyatakan ada kedudukan ganda seorang anggota, yakni sebagai pemilik dan sebagai pengguna (user).

Menurut pendekatan hukum, koperasi sebagai badan hukum adalah subjek hukum. Adapun anggota juga subjek hukum. Dengan demikian menurut teori hukum, subjek hukum tidak dapat dimiliki subjek hukum yang lain.

Meski demikian, ujar Sjarifuddin, kepada Komite IV DPD, pemerintah berpandangan mengenai ketentuan anggota ini masih perlu didiskusikan pada pembahasan selanjutnya.

Poin lain dalam draf RUU baru adalah, pengawas dapat memberhentikan pengurus untuk sementara waktu dengan menyebutkan alasannya. Ini bisa terjadi, karena dalam draf baru, pengawas ditempatkan pada posisi lebih tinggi dari pengurus.

Pengurus dipilih dan diangkat oleh rapat anggota atas usul pengawas. Kemudian pengawas dapat memberhentikan pengurus untuk sementara.

Konsep ini berbeda dengan UU No. 25 yang menempatkan pengawas sejajar dengan pengurus.

sumber <http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=559:aturan-dasar-koperasi-diubah&catid=50:bind-berita&Itemid=97>

Sat, 12 Feb 2011 @13:24


2 Komentar
image

Mon, 17 Sep 2012 @07:40

Nurdevi

Some basic considerations can help a psoren to get the right par of shoes. Below are some of the important points that one may need to think about before getting the shoes. Style is not that important - majority of the people choose their tennis shoes considering only brand names and its looks. They don`t keep the importance of their feet up front most of the times. It can be a little hard to give up an awesome looking pair of shoes that matches your psorenality But when it comes to the usage, they should be chosen based on their functionality. The tennis shoes that one is purchasing should be able to protect and support one`s feet ideally. They are equally as good for keeping the water and weather away from your feet and both brands offer cheap golf shoes as well as their many expensive varieties. Shopping at FootJoy or Adidas can give you fashion, color, and a large line of shoes online and in stores.At any rate, be mindful of our golf game if you are a real competitor--know th

image

Tue, 17 Sep 2013 @07:07

asaborneo

logo koperasi diubah ya,


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 5+5+1

KONTAK
image

Ketua KUD Harapantani

08117406397 / 0745 9270170


Jalan Brawijaya Simpang KUD Singkut II | Telp. / Fax 0745-9270170
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
Anda Ingin Punya Website Nama Domain Sendiri?

Cek Nama Domain ?

Kategori
Arsip

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
SLINK
Admin
Website Terkait
Jumlah Pengunjung

FP Graha Arta Prima
image