|
|

INILAH.COM , Pekanbaru - Menko Kesra Aburizal Bakrie di tengah persiapan Munas Golkar di Pekanbaru, Senin (5/10), mengatakan di luar dana tanggap darurat sebesar Rp100 miliar, pemerintah juga menganggarkan dana sebesar Rp6 triliun untuk korban gempa Sumbar.
Menurut Aburizal, dana tersebut akan dialokasikan terbesar untuk perbaikan rumah penduduk yang hancur akibat guncangan gempa, yakni sekitar Rp4 triliun. "Untuk pembangunan fasilitas umum dan sekolah dialokasikan Rp1 triliun. Sedangkan untuk pembangunan jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya dianggarkan lebih dari sebesar Rp100 miliar," katanya.
Pemerintah berupaya semaksimal mungkin membangun kembali kota Padang dan Pariaman yang hancur oleh musibah gempa, terutama sekolah dan fasilitas umum akan diutamakan.
Menurut Menko Kesra, dana itu akan segera diturunkan setelah Departemen Pekerjaan Umum selesai melakukan verifikasi rumah yang akan dapat program perbaikan tersebut. Selain dari pemerintah pusat dana rehabilitasi tersebut juga akan berasal dari pemerintah daerah.
Menurut Menko Kesra, sejauh ini penanganan atas korban gempa sudah berjalan dengan baik. Namun tim relawan masih kesulitan mencari cari jenazah yang berada di bawah runtuhan bangunan. "Untuk itu pemerintah sangat mengharapkan bantuan alat berat yang memadai untuk mengeluarkan mayat-mayat tersebut," katanya.
Kondisi di lapangan sendiri saat ini memang sangat sulit untuk dilakukan evakuasi akibat terbatasnya jumlah alat berat yang sudah sampai di Sumatra Barat. [*/cms]
Copyright © 2012 Teddy Kartiwa · All Rights Reserved